Butuh bantuan? Hubungi CS Support Kami Online 24Jam!

Guardiola Membungkam Para Pengkritiknya Tentang Gaya Bermain Tiki Taka Di Inggris

Pelatih utama manchester city ini secara dramatis telah mengubah gaya bermain mereka dari sekedar permainan indah menjadi permainan indah untuk selalu menang

Sejak tahun 2009, perolehan trophy di liga utama eropa selalu menyajikan tim yang punya ball possesion tinggi menjadi juara liga, namun tidak berlaku di liga premier inggris, dimana liga spanyol dan jerman menguasai pertandingan dan tim yang mendominasi permainan bola akan selalu mendapat hasil juara, tim di liga

premier inggris sendiri sangat terpaku pada kekuatan lini belakang, stamina , dan permainan counter attack yang sangat cepat

Tidak mengejutkan bagaimana pep guardiola dianggap pesimis oleh para pengamat sepak bola di liga premier inggris ketika ia menjadi pelatih utama klub manchester city pada musim lalu, siapapun akan pesimis di liga premier inggris dengan permainan yang indah dan mendominasi , telah di buktikan dengan gagal nya beberapa pelatih diantaranya andre villas boas dan wenger

sekitar 18 bulan yang lalu strategi possesion ball masing dianggap angin lalu di liga premier inggris, namun cerita yang sangat berbeda pada awal musim ini etidaknya sampai pertengahan musim guardiola membungkam semua pengkritiknya

banyak orang menganggap bahkan tim guardiola yang tersukses dengan ball possesion nya yaitu barcelona pada tahunn 2009 bahkan tidak akan bertahan di liga remier inggris , banyak orang percaya akan hal itu karena sepertinya barcelona juga kesulitan menghadapi tim liga premier inggris terutama tim yang memperagakan permainan bertahan total seperti chelsea, west ham, stoke city dan lainnya

bahkan pengamat sepak bola andy gray memberikan argumen, bahwa barcelona akan menghadapi masalah menghadapi stoke city di inggris, selain permainan mereka yang total bertahan , juga cuaca yang sangat tidak bersahabat, serta para pemain mereka yang tinggi menjulang , sebut saja peter crouch salah satunya

Tidak dapat dipungkiri semua pendapat itu karena fakta di liga premier inggris sendiri, para juara nya bukanlah tim yang punya possesion ball yang tinggi, dimana diantara tahun 2011 ke 2016 tim yang pada saat itu masih dilatih oleh sir alex ferguson dan manuel plegruini serta conte, semuanya memenangkan trophy premier league dengan permainan dimana strategi counter attack atau serangan balik dengan cepat merupakan strategi utama

Pada kenyataan musim ini, manchester city bahkan lebih dominan menguasai bola dimana pada musim lalu possesion ball nya hanya mencapai 60% , dan pada musim ini mereka tampil perkasa dengan rata rata penguasaan bola pada angka 66 %, sedikit demi sedikit guardiola telah mengubah manchester city tidak hanya dapat menguasai bola, namun juga tetap menjaga asa kemenangan mereka

Hasil paling nyata adalah dalam 15 kemenangan beruntun mereka, manchester city telah mencetak total 48 gol,dimana liga premier inggris dianggap sebagai liga paling kompetitif di eropa dimana persaingan terjadi di peringkat atas, tengah dan bawah,namun pada musim ini manchester city seakan meluncur mulus sendirian diatas